TAGANA Dinas Sosial Bersinergi dengan Instansi Lain Siaga Hadapi Bencana di Asahan
Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan mengambil langkah antisipatif dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah yang diperkirakan meningkat pada akhir tahun 2025. Melalui Surat Perintah Tugas yang ditandatangani Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, seluruh instansi terkait diperintahkan memperkuat operasional Pos Komando Kesiapsiagaan Bencana.
Posko yang berlokasi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan tersebut akan beroperasi mulai 27 November hingga 10 Desember 2025, dengan pola kerja dua shift setiap harinya, yaitu pukul 08.00–14.00 WIB dan 14.00–20.00 WIB. Penugasan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, Kodim 02/08 Asahan, Satpol PP, Dinas PMD, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Bagian Tapem, Dinas Ketahanan Pangan, Senkom Mitra Polri, RAPI, PMI, Polres Asahan, serta TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Asahan.

Setiap instansi diberi peran strategis sesuai bidang masing-masing, mulai dari penguatan sistem informasi dan komunikasi, pengamanan wilayah, koordinasi pemerintahan, hingga dukungan logistik dan pelayanan kedaruratan. Khusus TAGANA Dinas Sosial, tim ini bertanggung jawab menerima laporan masyarakat, mencatat setiap kejadian bencana, menyampaikan pelaporan cepat kepada pimpinan posko, serta melakukan asesmen awal di lokasi terdampak.
Asesmen tersebut mencakup identifikasi kondisi sosial warga, kebutuhan hunian sementara, kebutuhan logistik darurat, hingga dukungan layanan perlindungan sosial apabila terjadi pengungsian. Data awal dari TAGANA akan menjadi dasar untuk menentukan langkah cepat pemerintah dalam penyaluran bantuan dan penanganan lanjutan.

Bupati Asahan menegaskan bahwa pelibatan terpadu lintas sektor ini merupakan wujud kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi dan respons bencana. Ia berharap sinergi tersebut dapat mempercepat penanganan apabila terjadi bencana serta meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Dengan pengaktifan posko secara terstruktur dan kehadiran seluruh unsur terkait, Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan bahwa langkah kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi basah di penghujung tahun.














































































































































