#Berita #Kegiatan

SLRT Dinas Sosial Asahan Alami Lonjakan Pengaduan Terkait Bantuan Sosial dan Pengecekan Desil DTSEN

DInsos 1 (5)

Asahan – SLRT Dinas Sosial Kabupaten Asahan mencatat adanya lonjakan pengaduan dari masyarakat dalam beberapa bulan terakhir. Mayoritas aduan berkaitan dengan pertanyaan mengenai mengapa warga tidak mendapatkan bantuan sosial serta permintaan untuk mengecek desil kesejahteraan melalui aplikasi SIKS-NG.

Petugas SLRT mengungkapkan bahwa banyak warga datang dengan keluhan serupa  merasa layak menerima bantuan, tetapi tidak tercantum sebagai penerima dalam sistem. Kondisi ini membuat masyarakat ingin mengetahui secara pasti desil kesejahteraan mereka, yang menjadi salah satu dasar utama penentuan penerima bantuan sosial.

“Kami menerima banyak pertanyaan seperti ‘Kenapa saya tidak dapat bantuan?’ atau ‘Berapa desil saya di DTSen?’. Semua kami layani secara gratis dan sesuai prosedur,” ujar salah satu petugas SLRT. Ia menambahkan bahwa banyaknya pengaduan menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya melakukan pengecekan data secara mandiri maupun melalui layanan pemerintah.

Dalam penjelasannya, petugas menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan bantuan untuk warga dengan Desil 1 hingga Desil 3.

  • Desil 1 merupakan kelompok sangat miskin dan menjadi prioritas utama seluruh program bantuan.

  • Desil 2 termasuk kelompok miskin dan juga menjadi prioritas tinggi.

  • Desil 3 masuk kategori rentan miskin, yang masih dapat menerima bantuan apabila kuota memungkinkan atau memenuhi syarat tambahan.

Sementara itu, Desil 4 hingga Desil 10 umumnya tidak menerima bantuan sosial reguler karena dianggap berada pada tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Namun, beberapa kasus tertentu seperti bencana, kondisi darurat, atau kebijakan khusus dapat menyebabkan kelompok ini tetap menerima bantuan terbatas.

Petugas SLRT menjelaskan bahwa banyak perubahan data kependudukan seperti perpindahan alamat, jumlah tanggungan, atau perubahan kondisi ekonomi dapat memengaruhi posisi desil seseorang dalam sistem. Oleh karena itu, warga diimbau untuk selalu memastikan data mereka diperbarui melalui musyawarah desa atau kelurahan.

Untuk mengatasi tingginya jumlah pengaduan, SLRT Dinas Sosial Asahan memperkuat pelayanan front office, menambah petugas, serta memberikan edukasi langsung tentang mekanisme penetapan penerima bantuan dan cara membaca hasil desil di DTSEN. Dinas Sosial juga menegaskan bahwa seluruh layanan, termasuk pengecekan desil, pemutakhiran data, serta pendampingan pengajuan bantuan, diberikan secara gratis tanpa pungutan apa pun.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksa dan memahami status kesejahteraan mereka, SLRT Dinas Sosial Asahan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akurat agar setiap keluhan dapat ditangani dengan optimal.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksa status bantuan dan data kesejahteraan, SLRT Dinas Sosial Asahan terus memperkuat layanan agar mampu memberikan solusi cepat dan akurat, sekaligus menjadi pusat informasi sosial yang dapat dipercaya.

Sumber : Bidang Pemberdayaan Sosial

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *